Indramayu — SMAN 1 Kroya, Kabupaten Indramayu, menggelar acara Pawekas Wiyata Madya atau pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan dengan peringatan Dies Natalis ke-23 pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di kampus sekolah, Jalan Rancawas, Desa Temiyang, Kecamatan Kroya ini dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan suasana khidmat, haru, dan penuh kebahagiaan.

Sebanyak 242 siswa resmi dilepas, terdiri dari 106 siswa Program MIPA dan 136 siswa Program IPS. Acara mengusung tema “Jejak Bakti, Langkah Pasti Mewujudkan Mimpi” dengan konsep sederhana namun sarat makna.

Kegiatan diawali dengan penampilan musik dan tari dari Sanggar Seni Ki Bagus Nata, ekstrakurikuler kesenian SMAN 1 Kroya, yang sukses membangun suasana semarak sekaligus membanggakan.

Selanjutnya, Ketua Panitia, Wawan Abriyanto, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya acara dengan lancar berkat kerja sama seluruh pihak.

Kepala SMAN 1 Kroya, Andry Herdyana, S.Pd., M.Pd, secara resmi melepas para siswa kelas XII. Dalam sambutannya, ia menyampaikan tekad untuk terus memajukan SMAN 1 Kroya agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya, sekaligus berpesan agar para lulusan terus berjuang meraih cita-cita.

Prosesi pelepasan siswa dilaksanakan secara adat oleh Sanggar Seni Ki Bagus Nata, menghadirkan nuansa budaya yang kental dan penuh makna. Acara dilanjutkan dengan pengumuman siswa berprestasi. Dari Program MIPA, tiga peringkat teratas diraih oleh Erlangga Reineger Pasha (90,09), Dendah Sari Agustin P. (88,31), dan Celsi Supa Indah (88,19). Sementara dari Program IPS, peringkat terbaik diraih oleh Ririn Purbasari (87,15), Ruminci (87,07), dan Lintang Sekar Kemuning (87,01).

Momen haru semakin terasa saat perwakilan siswa, Celsi Supa Indah, menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh.

“Tiga tahun lalu kita bertemu saat usia 15 tahun dengan status orang asing, tetapi keadaan saat ini memaksa kita berpisah di usia 18 tahun dengan status sebagai keluarga. Terima kasih dan mohon maaf kepada bapak dan ibu guru atas segalanya,” ungkapnya.

Sebagai rangkaian Dies Natalis ke-23, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang SMAN 1 Kroya dalam dunia pendidikan.

Acara ini turut dihadiri oleh siswa kelas XII, perwakilan orang tua siswa berprestasi, Kapolsek Kecamatan Kroya, Pengawas Pembina SMAN 1 Kroya, serta Ketua Komite Sekolah.

Menjelang penutup, suasana haru memuncak saat para siswa bersalaman dengan seluruh guru dan staf tata usaha, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih. Momen tersebut menjadi penutup yang mengesankan bagi perjalanan tiga tahun para siswa di bangku sekolah.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh lulusan SMAN 1 Kroya dapat melangkah pasti menuju masa depan dan mewujudkan mimpi mereka masing-masing.