
Indramayu — SMAN 1 Kroya menerima kunjungan studi banding dari Pengurus OSIS SMPN 1 Kroya terkait program Bank Sampah yang saat ini tengah dikembangkan di lingkungan sekolah, Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh antusias tersebut diikuti oleh sebanyak 45 peserta.
Kegiatan studi banding diawali dengan penerimaan peserta di ruang Laboratorium Kimia SMAN 1 Kroya. Dalam kegiatan tersebut, Tim Bank Sampah SMAN 1 Kroya memperkenalkan struktur kepengurusan yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara, sekaligus memaparkan berbagai program kerja yang telah berjalan sejak dibentuk pada 1 April 2026.
Selain penyampaian materi mengenai penyusunan proposal dan teknis pengelolaan sampah, peserta juga diajak meninjau langsung tempat pengepulan sementara sampah anorganik di lingkungan sekolah. Tim Bank Sampah turut memberikan demonstrasi pemilahan sampah plastik sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Adapun jenis sampah yang dikelola dalam program tersebut meliputi sampah botol plastik, wadah atau cup plastik, kertas, kardus, buku bekas, hingga besi. Program Bank Sampah SMAN 1 Kroya sendiri memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pengelolaan sampah, mengurangi volume sampah di lingkungan sekolah, menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dini, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan peserta didik.
Dengan mengusung motto “Sapu Bersih!”, program ini diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan nyaman.
Meski demikian, pihak sekolah mengakui bahwa pelaksanaan program tersebut membutuhkan waktu dan proses yang panjang, terutama dalam membangun kesadaran peserta didik serta seluruh warga SMAN 1 Kroya mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab seputar proses pemilahan dan pengelolaan sampah yang disambut antusias oleh para peserta studi banding. Suasana interaktif dan penuh semangat tampak selama kegiatan berlangsung.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMAN 1 Kroya, Nunik KS, S.Si, berharap program Bank Sampah dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.
“Diharapkan kegiatan Bank Sampah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, berawal dari sekolah dan dapat berkembang di lingkungan tempat tinggal (desa), sehingga peserta didik ini akan menjadi generasi peduli lingkungan, bermanfaat bagi lingkungan dan bukan bagian dari perusak lingkungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan terjalin kolaborasi positif antar sekolah dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan sejak dini serta menciptakan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Diharapkan kegiatan Bank Sampah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, berawal dari sekolah dan dapat berkembang di lingkungan tempat tinggal (desa), sehingga peserta didik ini akan menjadi generasi peduli lingkungan, bermanfaat bagi lingkungan dan bukan bagian dari perusak lingkungan,” ungkapnya.